Rabu, 12 Januari 2011

YAMAHA JUPITER Z “JDM” KUEREN JUGA EUY!!!

Posted: November 10, 2010 by oto2 in custom bike, modifikasi


Masih belum juga ketemu Jupi Z new yang diutak-atik gaya JDM, kayaknya versi lamanya juga keren dimodel ini…
besutan punya Pendek dari BCAC Karanganyar ini enak juga buat dipelototin.

WARNA ABU-ABU
Dari warna yang diambil abu-abu bulu kera buat cover bodinya yang disambung dengan cutting stiker khas JDM garapan XS Art Solution Karanganyar.

CUTTING STIKER MIRROR EFEK
cutting stikernya dipakai model mirror efek logo Greedy yang dipakai warna krom. hasilnya keren abis.

SPEK MODIF:
SOKBEKER DPN: Yoshimura, SOKBEKER BLK: Monosok MX, SWINGARM: Supertrack, CAKRAM DPN/BLK: PSM, PELEK DPN/BLK: Sprint 17″, BAN DPN/BLK: Swallow Dragblaster 50/90-17, KNALPOT: Variasi Mobil, SEINLAMP DPN: Supra X 125, FILTER UDARA: Koso, CUTTING STICKER: XS Art Solution, Karanganyar, Solo (085229082779)
foto: Ototrend
Be the first to like this post

MOTOR DRAG

Posted: Januari 4, 2011 by oto2 in custom bike, modifikasi


Ini dia maskot Oto2Custom yang tahun kemarin sampai ke final battle kontes HOCS di Surabaya. Meskipun nggak dapat the King, tim Oto2 chapter II masih bisa bangga cus dapet beberapa penghargaan termasuk the best inovasion karena mengusung konsep cakram depan BIB.

Konsep modifnya sih kena gaya modif Gajah Putih yang suka dengan tampilan drag race. Dinamis ‘n menarik cuz full corak warna yang menyolok. Apalagi pengereman depannya ini dibikin ala BIB atau Beringer Brake system, yaitu cakram di dalam tromol. Kalau di luar negri dipakai di moge, di dalam negri dipakai ke Honda Beat hasil hand made. Bikinnya juga presisi dengan menganbil bahan yang terbatas di pasaran variasi, namun hasil akhirnya nggak kalah beda lho!. “Buat bikin gini sampai 2 mingguan, karena banyak mengubah konstruksi dudukan cakram dan kaliper, tapi untung sekarang banyak order buat bikinkan cakram model BIB ini.”

Sisi belakang dipakai tromol berdiameter mini bekas tromol depan yang pemasangannya mesti menambahi bos lubang gigi suri bekas jebolan tromol Beat orisinil. Penanaman bos gigi suri ke dalam lubang tromol ini dilakoni dengan bantuan mesin bubut agar didapat kepresisian serta kekuatan sempurna.
Setelah rampung maskot Oto2Custom ini kini siap dilego, buat yang pengin memilikinya, cepet dah dikontak ke email oto2custom@gmail.com atau ke FB oto2custom.
Sumber: ototrend, foto: oto2custom
SPEK MODIF
FORK : SRK, DISC DPN : Ride It, MASTER-KALIPER : Brembo, TROMOL DPN : CNC, SOK BLK : YSS, VELG : Osaki, BAN : Swallow Drag Blaster, CDI : BRT, KNALPOT : SND, STABILISER : Marathon, BRUSHER & MODIFIKATOR : Oto 2 Custom Chapter II Jl.Arwana (depan garasi Akas) Jember.
2 bloggers like this post.

JUPITER Z NEW

Posted: Januari 1, 2010 by oto2 in desain, versus



“SELAMAT TAHUN BARU 2010 !!!!!” pas banget masuk tahun baru, Oto2custom ngucapin semoga makin sukses buat semua pecinta dan bloger senusantara pecinta modifikasi. udah lama jarang update gara-gara sibuk n kena demam mafia war.. wekekekeke…jadi agak lemot nih utak-atik blog lagi. hehehehee…n buat semangat tahun 2010 yang tahunnya macan tembaga, yuk mesti semangat. ya..ya..buat pembuka tahun layak banget kalo produk baru New Yamaha Jupiter Z (udah gue tungu lama keluarnya, cape deh), pas ditarungin produk baru Kawasaki Edge yang gres desain bodinya. diutak-atik di desain virtual biar munculin  ide ngemodif bro semua, oakley!

desain yang diatas, pas buat yang suka besutan elegan nggak banyak ubahan, cukup main cantik di warna bodi dan kaki-kaki asesoris.

desain Jupi yang kedua, agak berat. buat yang demen gaya low rider dengan kaki-kaki besar.
buat versusnya nih desain di bawahnya,,, KAWASAKI EDGE versi racing style

bentuk bodinya yang agresive dan tajam pasnya memang diubah tambah macho bergaya racing rois atau MotoGp.

terakhir, si Edge bergaya supermoto. kakinya jangkung dengan knalpot undertail.
so menurut bro semua, mana nih yang paling keren??????
Be the first to like this post

JUPITER Z

MODIF DRAG YAMAHA JUPITER Z 200 CC

YAMAHA JUPITER Z DRAG SPECIFICATION MODIFIED :

Body Paint : cat sikkens, clear sikkens

Bore Up : Piston HONDA TIGER
Coil : Standart
Camshaft : Hand Made
Carburator : Keihin 28 PE
Filter Carburator : K & N
CDI : BRT Dual Band
Piston : HONDA TIGER

Front Wheel : TDR 140'
Rear Wheel : TDR 160'
Front Tromol : Standar
Rear Tromol : Standar
Front Tyre : Swallow SLICK 60/80/17'
Rear Tyre : Swallow SLICK 60/80/17'
Front ShockBreaker : Hand Made
Rear Shockbreaker : YSS
Front SpackBoard : Standart
Rear SpackBoard : Standart

Brake Handle : Custom
Hand Grip : Kitaco
Deck : Standart
Knalpot : SND Racing



SETING KLAP

Atur Katup Dan Sitting Klep

207klep-dok-1.jpgSebagai pembuat klep racing TK yang banyak beredar di pasaran, Suwarno Harjo Setio punya rasa tanggung-jawab. Memberi panduan bagi pengguna klep racing supaya didapat hasil yang maksimal. Terutama mengatur ulang bibir payung klep dan sitting klep.
Mengatur bibir payung klep dan sitting klep tidak hanya terjadinya keklopan antara katup dengan dudukan. “Tapi bisa memaksimalkan aliran atau flow gas bakar,” jelas Koh Setio dari markasnya di Polaris Variasi di Jl. Kebon Jeruk III, Kota, Jakarta Barat.
Koh Setio merujuk buku Four-Stroke Performance Tuning karangan A. Graham Bell. Sebagai penerjemahnya yaitu Chandra Sopandi si ‘Master of Valve Setter’ dari bengkel bubut Master Tjendana di Jl. Pagarsih, No. 146, Bandung.
Sebagai panduan, Chandra memberikan gambar dari klep isap lebih dulu. Mulai bicara dari klep dulu ya. Perhatikan bagian A yang disebut margin klep. Menurut Chandra yang merujuk Graham, katanya tebal permukaan ini 1 s/d 1,5 mm.
Katanya, di klep isap standar jarang menjumpai ukuran setebal ini. Bahkan oleh mekanik biasanya bagian ini dibikin tipis. Bahkan ada mekanik yang berani dibikin tirus dan disebut klep jingkrak. “Dimaksudkan lebih ringan. Namun berisiko cepat rusak lantaran nggak kuat menahan impact beradu dengan sitting klep,” jelas Chandra yang agak ganteng itu. 206klep-racing-dvd-1.jpg
Selanjutnya masih di payung klep terdapat bagian ‘B’ atau seat. Bagian ini membentuk sudut 45 derajat dan bersentuhan dengan sitting klep. Ketebalan bagian ini rentangnya 1,9 sampai 2,28 mm.
Masih di payung klep bisa dilihat bagian ‘C’ back cut yang membentuk sudut 30 derajat. “Bagian ini ketebalannya bebas saja. Tergantung dari radius pertemuan antara batang dan payung klep,” jelas Chandra yang mendambakan pasangan hidup baik hati itu.
Sebagai pembuat klep racing TK yang banyak beredar di pasaran, Suwarno Harjo Setio punya rasa tanggung-jawab. Memberi panduan bagi pengguna klep racing supaya didapat hasil yang maksimal. Terutama mengatur ulang bibir payung klep dan sitting klep.
Mengatur bibir payung klep dan sitting klep tidak hanya terjadinya keklopan antara katup dengan dudukan. “Tapi bisa memaksimalkan aliran atau flow gas bakar,” jelas Koh Setio dari markasnya di Polaris Variasi di Jl. Kebon Jeruk III, Kota, Jakarta Barat.
Koh Setio merujuk buku Four-Stroke Performance Tuning karangan A. Graham Bell. Sebagai penerjemahnya yaitu Chandra Sopandi si ‘Master of Valve Setter’ dari bengkel bubut Master Tjendana di Jl. Pagarsih, No. 146, Bandung.
Sebagai panduan, Chandra memberikan gambar dari klep isap lebih dulu. Mulai bicara dari klep dulu ya. Perhatikan bagian A yang disebut margin klep. Menurut Chandra yang merujuk Graham, katanya tebal permukaan ini 1 s/d 1,5 mm.
Katanya, di klep isap standar jarang menjumpai ukuran setebal ini. Bahkan oleh mekanik biasanya bagian ini dibikin tipis. Bahkan ada mekanik yang berani dibikin tirus dan disebut klep jingkrak. “Dimaksudkan lebih ringan. Namun berisiko cepat rusak lantaran nggak kuat menahan impact beradu dengan sitting klep,” jelas Chandra yang agak ganteng itu.
Selanjutnya masih di payung klep terdapat bagian ‘B’ atau seat. Bagian ini membentuk sudut 45 derajat dan bersentuhan dengan sitting klep. Ketebalan bagian ini rentangnya 1,9 sampai 2,28 mm.
Masih di payung klep bisa dilihat bagian ‘C’ back cut yang membentuk sudut 30 derajat. “Bagian ini ketebalannya bebas saja. Tergantung dari radius pertemuan antara batang dan payung klep,” jelas Chandra yang mendambakan pasangan hidup baik hati itu.

SITTING KLEP 5 TINGKAT

Pada dudukan klep atau sitting klep permukaan dalam harus dibikin sudut. Biasa disebut valve seat angle. Ini tergantung mekanik yang menentukan. Mau berapa tingkatan sudut. Yang dilakukan Chandra sih 5 tingkatan sudut.
Dari gambar yang diberikan Chandra, bisa dilihat ada bagian yang diberi nama radius bukan sudut. Katanya bagian ini memang memberi efek radius. “Berdasarkan feeling, besarnya radius 3 mm sampai 4 mm,” jelas pria berkacamata ini.
Selanjutnya bagian 1 yang membentuk sudut 30 derajat dan biasa sisebut top cut atau sudut pelepasan pertama. Tebal bagian ini pada sitting klep yaitu 1 mm.
Kemudian ada bagian yang namanya seat. Membentuk sudut 45 derajat dan ketika klep menutup akan nempel dengan sudut 45 derajat di bibir payung klep. Ketebalan bagian ini pada sitting klep 1,2 sampai 1,5 mm. “Namun prakteknya oleh mekanik dibikin hanya 0,5 mm. Dimaksudkan supaya lebih ringan bergesekan,” ucap Chandra.
Ada juga lagian bagian sitting klep yang membentuk sudut 60 derajat. Disebut undercut approx. Bagian ini akan bertemu dengan sudut 30 derajat di payung klep. Akan tercipta suatu velocity. Atau kecepatan tiba-tiba bila klep membuka. Bagian ini bisa diset 2,5 mm.
Ada dua lagi bagian sitting klep. Yaitu yang membentuk sudut 80 dan 90 derajat. Bagian ini memanfaatkan sisa dari ketebalan dudukan klep. Supaya lebih tebal dan tidak pecah.
Terakhir, ada bagian yang namanya venturi. Ini bagian dalam dari daimeter klep. Besarnya 0,85 sampai 0,90 dari diameter payung klep. Jika klep 31 mm maka 0,0 x 31 = 27,9 mm.
sumber
Be the first to like this posT.

6 SPED

Trik 6 Speed

2318hal8_supra6speed_boyo1.jpgBukan suatu yang aneh jika tunggangan balap liar sarat dengan trik. Cara smart mencari celah kelemahan motor lawan. Apalagi regulasi motor balap liar itu buram alias nggak jelas seperi balap resmi. Semua motor bisa gas pol.., rem pol…
“Yang penting jenis motor sama atau masih dalam satu varian. Selain itu, tampilan motor harus dominan standar. Tapi balap ini nggak menutup kemungkinan adu beda varian dan tergantung gimana kesepakatannya,” buka Robby Bontot mekanik Bontot Motor Sport di Jl. Amal, No. 37, Pondok Bambu, Jakarta Timur.2319hal8_supra6speed_boyo2.jpg
Makanya biar bisa tarung dengan motor sejenis atau beda varian, Bontot melakukan trik yang bisa dikatakan fenomenal. Pasalnya tuner motor drag resmi ini sukses menggarap Honda Supra X 100 jadi 6 speed atau 2 gigi lebih banyak dari standarnya. Fantastis.
Kenapa fantastis, lantaran kebanyakan mekanik baru bisa melakukan ubahan ini hanya sampai pada tahap 5 speed atau naik 1 gigi. Sementara motor berkapasitas silinder murni 97 cc itu masih bisa tambah 2 gigi lagi. Bagaimana dengan crankcase dan silinder. Apakah alami ubahan yang ekstreme?
2320hal8_supra6speed_boyo3.jpgDiakui Bontot kalau Supra X milik Ronny Ambon memang banyak alami ubahan. Sebab menurutnya, mana mungkin ada penambahan gigi girboks tapi tidak diimbangi pembesaran di ruang crankcase. Mau taruh dimana lagi 2 gir rasio tambahannya.
Hanya saja ubahan kali ini tak sekadar atur ulang lubang dudukan ke-2 poros pegangan gigi rasio. Tapi dengan susunan gigi rasio lebih banyak dan panjang, maka ruang bak mesin diperbesar dengan cara menambah paking aluminium setebal 3 mm di antara blok tengah.
Otomatis tebal paking yang memperluas ruang bak mesin memudahkan Bontot menyusun masing-masing perbandingan gigi. Mulai dari gigi 1 sampai 6 hasil comotan dari masing-masing merek, kemudian disusun di dalam as girboks yang tak mau disebut mereknya itu.2321hal8_supra6speed_boyo4.jpg
“Pokoknya semua pakai perbandingan gigi lebih ringan. Dimulai dari gir primer-sekunder dengan perbandingan (17/67). Lalu gigi satu rasionya (14/47), 2 (17/33), 3 (24/28), 4 (25/24), 5 (23/26) dan gigi ke 6 (25/25),” imbuh mekanik yang memulai karirnya dari joki motor drag bike.
Lalu sebagai penyeimbang ubahan di bak girboks, Bontot juga mengatur ulang posisi batang stut kopling agak pendek lantaran rumah kopling makin maju ke bak mesin.
Dan selain mengatur ulang posisi baut pengangan mesin di rangka, doi juga bilang kalau crankcase sebelah kanan itu comot dari motor Cina (Mona). Lantaran pompa oli jadi satu alias enggak terpisah seperti punya Supra X yang batang pompa olinya melintang di lubang setang piston.
Pantas bisa diisi gigi 6 speed. Dan keuntungannya setelah ruang bak girboks lega, volume silinder bisa dibore up lebih gede lagi dan nggak cuma mentok pakai piston Kawak Kaze.
Maksudnya, sekarang ini pakai silinder blok dan head Yamaha Jupiter-Z. Sedang piston pakai punya Tiger 2000 oversize 200 diameter 65,5mm di setang piston Kawak ZX130. Stroke naik 5 mm setelah adopsi kruk-as Honda Karisma.
“Cuma posisi baut pegangan mesin mesti diatur ulang, terutama ke-4 lubang ulirnya. Dan yang paling banyak digeser adalah jarak baut ke atas. Karena tidak diganjal paking seperti blok tengah,” lanjut Bontot sambil jelasin kalau kaki piston Tiger mesti dipotong biar nggak mentok ke setang piston.
sumber
Be the first to like this post

MOBIL BERBAHAN BAKAR AIR

Mobil berbahan bakar air adalah mobil hipotetis yang menggunakan air sebagai bahan bakar atau mengubah air menjadi sumber tenaga, tanpa asupan energi jenis lainnya.
Mobil berbahan bakar air tidak berhubungan dengan:
Sebaliknya, mobil berbahan bakar air konon mengambil energi dari air itu sendiri, yang menjadi landasan dari mesin yang berputar terus-menerus (perpetual motion machine). Mobil-mobil berbahan bakar air telah disebutkan dalam buku-buku sejarah, surat-surat kabar, dan majalah-majalah sains populer, dan dalam legenda-legenda urban sejak masa 1800-an. Banyak cerita yang menggambarkan mesin-mesin yang dijalankan menggunakan air, dan gagasan ini diberangus oleh perusahaan-perusahaan minyak besar serta produsen-produsen mobil untuk melindungi keuntungan mereka. Banyak klaim akan sumber tenaga berbahan bakar air (water-fuelled power source) yang dimanfaatkan untuk memperoleh uang dari investor-investor yang mudah tertipu.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Energi air

Pembakaran bahan-bahan bakar konvensional seperti bensin, kayu, dan batu bara mengubah bahan bakar yang dimaksud menjadi zat yang memiliki energi lebih sedikit (lihat entalpi pembentukan). Energi pun dilepaskan. Dalam kasus bahan-bahan bakar fosil, pembakaran bisa diwakili oleh reaksi kimia berikut:
CH4 + 2 O2 → 2 H2O + CO2
Air adalah "limbah"-nya.
Reaksi-reaksi kimia spontan tidak menciptakan energi, tetapi melepaskan energi dengan mengubah ikatan-ikatan yang tak stabil menjadi ikatan energi yang lebih stabil atau dengan meningkatkan entropi. Air adalah senyawa kimia yang terdapat di mana-mana sebagian karena air memiliki ikatan sangat stabil yang tahan terhadap hampir semua reaksi kimia. Agar air bisa ikut serta dalam reaksi yang menghasilkan energi, harus ditambahkan senyawa-senyawa berenergi tinggi. Sebagai contoh, bahan bakar asetilena yang mudah terbakar bisa dihasilkan dengan menambahkan karbit ke dalam air. Namun, jika demikian, karbitlah "bahan bakar"-nya, bukan air.
Secara teoritis, dimungkinkan untuk menghasilkan energi dari air melalui fusi nuklir, tetapi reaktor fusi nuklir sebesar apa pun bukanlah hal yang praktis, apa lagi di dalam mobil.

[sunting] Rancangan elektrolitik

Mesin-mesin berbahan bakar air yang diklaim seringkali mendapatkan hidrogen dengan cara mengelektrolisa air. Sel elektrolisis butuh tenaga listrik. Hidrogen dan oksigen yang diperoleh melalui elektrolisa ini dapat dibakar, tetapi untuk mengaktifkan sel elektrolisa saja butuh energi lebih banyak daripada yang bisa didapat dari hasil yang berupa campuran hidrogen-oksigen. Jika tidak, system seperti itu akan serupa dengan mesin yang berputar terus menerus, yang sebenarnya mustahil itu.
Ketika hidrogen dibakar, panas yang dihasilkannya dapat diubah menjadi usaha oleh mesin mobil konvensional empat tak, tetapi efisiensi mesin-mesin seperti itu dibatasi oleh hukum termodinamika kedua dan kemungkinan hanya sebesar 20%.[1][2] Karena motor listrik konvensional tak menggunakan panas, secara teoritis efisiensi motor seperti ini mendekati 100%. Motor berefisiensi 94% dengan tenaga yang cukup untuk menggerakkan mobil sudah banyak.[3]
Salah satu variasi dari tipuan mobil bertenaga air adalah sel bahan bakar air Stenley Meyer, yang mengklaim bahwa hidrogen dan oksigen diproduksi oleh sejenis elektrolisis yang misterius. Rancangan ini juga menjadi mesin yang berputar terus-menerus dan menyalahi hukum pertama termodinamika.

[sunting] Karburator elektrolitik Garrett

Henry Garrett dari Dallas, Texas konon mendemonstrasikan suatu mobil berbahan bakar air, yang dilaporkan pada 8 September 1935 di surat kabar Dallas Morning News.[rujukan?] Mobil itu menghasilkan hidrogen melalui elektrolisis sebagaimana yang bisa dilihat dengan mempelajari paten milik Garret, yang diterbitkan pada tahun itu juga.[4] Paten ini mencakup gambar yang memperlihatkan karburator yang serupa dengan karburator berpelampung biasa tetapi dengan pelat elektrolisis di bagian bawahnya, dan di tempat yang terdapat pelampung untuk menjaga tinggi air.
Paten Garrett gagal mengidentifikasikan sumber energi baru, jadi energi dari aki mobilnya mungkin digunakan untuk mengelektrolisis air menjadi hidrogen, yang kemudian dibakar. Hidrogen dapat diperoleh dari air melalui elektrolisis dengan efisiensi sebesar 50 - 70%.[5] Pembakaran hidrogen akan diubah menjadi energi kinetik putaran oleh motor dengan efisiensi sebesar 25 - 30%. Oleh sebab itu, hanya 10 - 15% energi yang diambil dari aki untuk elektrolisis yang bisa digunakan untuk mengisi ulang akinya walaupun mobilnya tak bergerak. Walaupun mobil ini bisa berjalan sebentar, tak lama kemudian akinya akan habis hingga elektrolisisnya terhenti dan mobilnya pun akan berhenti. Akan jauh lebih efisien jika akinya hanya digunakan untuk menjalankan motor listrik, sebagaimana yang sekarang ini diterapkan oleh mobil-mobil bertenaga baterai. Namun, mobil seperti ini baterainya harus diisi ulang.

[sunting] Pil bensin dan bahan aditif lainnya

Yang berhubungan dengan tipuan mobil berbahan bakar air adalah klaim bahwa bahan-bahan aditif, sering berbentuk pil, mengubah air menjadi bahan bakar yang bisa digunakan. Ingat bahwa pada lampu karbit, suatu bahan aditif berenergi tinggi menghasilkan bahan bakar yang bisa terbakar. Pil bensin ini konon sudah didemonstrasikan pada kendaraan berukuran sebenarnya, sebagaimana yang dilaporkan pada 1980 di Mother Earth News. Sekali lagi, air itu sendiri tak bisa memberikan energi apapun dalam proses itu, aditif atau pilnyalah bahan bakarnya.
Suatu artikel sains populer di New Scientist pada Jili 2006 menjabarkan mesin jenis baru dengan judul menyesatkan Suatu Tangki Bahan Bakar Penuh Air (A fuel tank full of water).[6] Belakangan, New Scientist memuat surat yang mengritik mereka karena membuat "klaim sensasional yang tak masuk akal" dan menunjukkan bahwa mesin itu sebenarnya menggunakan boron sebagai bahan bakarnya.[7] Dalam hal ini, bahan bakar itu adalah sodium borohidrida, suatu senyawa yang melepaskan oksigenjika bersentuhan dengan air:
NaBH4 + 4 H2O → NaB(OH)4 + 2 H2
Hidrogen terbakar di udara (untuk menghasilkan air):
2 H2 + O2 → 2 H2O
Beberapa senyawa kimia bisa melepas hidrogen jika dicampur air, tetapi pada semua kasus, energi yang dibutuhkan untuk memproduksi senyawa seperti itu melebihi energi yang diperoleh dari pembakarannya.

[sunting] Klaim-klaim penemuan yang ditutup-tutupi

Para "penemu" mesin-mesin berbahan bakar air sering mengatakan bahwa teknologi itu sudah ada sejak lama tetapi diberangus secara internasional oleh para produsen bahan bakar konvensional seperti perusahaan-perusahaan minyak.[8] Pendaftaran hak paten tak memberangus suatu penemuan karena semua isi hak paten bisa diperiksa oleh publik.

[sunting] Lihat pula

[sunting] References

  1. ^ Physics In an Automotive Engine
  2. ^ Improving IC Engine Efficiency
  3. ^ Washington University Extension Energy Solutions Database
  4. ^ U.S. Patent 2006676
  5. ^ Hyweb:Hydrogen in Energy Sector Chapter 3
  6. ^ Adam, David (2006-07-29). "A fuel tank full of water". New Scientist: p. 35. http://www.newscientisttech.com/channel/tech/mg19125621.200-a-fuel-tank-full-of-water.html. Diakses pada 1 Maret 2007.  "Lupakan mobil-mobil berbahan bakar alkohol dan minyak sayur. Tak lama lagi Anda bisa menjalankan mobil bukan dengan zat lain-lainnya, tetapi hanya dengan air di dalam tangki bahan bakar mobil Anda. Mobil seperti ini akan menjadi mobil tanpa emisi terhebat."
  7. ^ Wilkins, Lucas (2006-08-12). "Water is no fuel". New Scientist: p. 19. http://www.newscientist.com/article/mg19125640.600-water-is-no-fuel.html. Diakses pada 1 Maret 2007.  "Mengapa klaim tak masuk akal seperti itu dianggap perlu dipasang pada judul dan ditulis di bagian awal artikelnya? Mengatakan bahwa mobil yang dimaksud oleh artikel ini berbahan bakar air sama saja dengan mengatakan bahwa mesin pembakaran internal ini berbahan bakar udara ... bahan bakarnya boron."
  8. ^ WaterPoweredCar.com — situs yang mempopulerkan banyak teori konspirasi termasuk pemberangusan teknologi mobil berbahan bakar air